1000869503
Foto : Rus aliias Tima dan Ro alias Ni saat dikonfirmasi

Jember | POJOKSEMERU.COM – Dugaan hubungan terlarang yang melibatkan seorang perempuan berinisial Rus alias Tima dengan seorang pria berinisial Ro alias Ni, yang disebut-sebut masih memiliki hubungan keluarga sebagai keponakan dari suami Rus, menjadi perhatian warga.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, keduanya diduga berada bersama di salah satu hotel di wilayah Kabupaten Lumajang pada Selasa (6/10/2026).

Seorang narasumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menuturkan, Rus alias Tima dan Ro alias Ni terlihat meninggalkan hotel sekitar pukul 13.00 WIB menggunakan sebuah mobil Toyota Agya warna putih.
Keduanya kemudian disebut bergerak menuju arah Jember dan berhenti di sebuah masjid di sekitar wilayah Sumberbaru, Kabupaten Jember.

1000870234
Foto : Diduga Mobil saat ditumpangi Rus dan Ron keluar dari hotel

“Setelah sampai di depan masjid, Umi Rus kemudian dijemput oleh anaknya dan langsung pulang ke Desa Gelang, Sumberbaru, Jember. Sementara Ron melanjutkan perjalanan melewati kawasan Pasar Batu Urip dan kemudian pulang ke rumahnya,” ujar narasumber.

Rus alias Tima Akui Pergi ke Hotel Bersama Ron

Saat dikonfirmasi awak media di kediamannya, Rus mengakui bahwa dirinya memang pergi ke hotel bersama Ron.

Rus juga menyampaikan bahwa dirinya merasa bersalah dan meminta agar persoalan tersebut tidak sampai diketahui oleh pihak keluarga.

“Iya saya salah, Mas. Jangan sampai Abah tahu. Dan saya kemarin ndak tahu kalau diajak ke hotel sama Ron,” ujar Rus.

Pengakuan tersebut menjadi salah satu keterangan yang menguatkan bahwa Rus dan Ron memang berada bersama di hotel sebagaimana informasi yang sebelumnya diterima awak media.

Ron Juga Mengakui

Sementara itu, Ron yang rumahnya berada di depan kediaman Rus juga ditemui awak media.
Dalam keterangannya, Ron mengakui telah pergi bersama Rus ke hotel pada hari tersebut. Ia juga mengakui bahwa perbuatannya merupakan sebuah kesalahan.

“Saya baru satu kali dan kemarin saja, Mas, ke sana sama Umi Rus. Mohon maaf, salah. Jangan sampai rame, Mas,” ujar Ron.

Dari Pengurus Yayasan hingga Persoalan Etika

Status Rus sebagai pengurus yayasan mengaji membuat persoalan ini tidak berhenti pada urusan pribadi.

Ada kepercayaan masyarakat yang melekat pada sebuah lembaga keagamaan. Ada pula tanggung jawab moral yang secara sosial diharapkan melekat pada orang-orang yang berada di dalamnya.

Persoalan ini juga menjadi pengingat bahwa status sosial, jabatan dalam lembaga keagamaan, maupun kedekatan hubungan keluarga seharusnya tidak menjadi alasan untuk mengabaikan batas-batas etika dan kepatutan dalam kehidupan bermasyarakat.

Diduga Melanggar Norma Keluarga dan Sosial

Jika benar Rus dan Ron memiliki hubungan sebagaimana yang disebutkan dalam informasi tersebut, persoalan ini bukan hanya menyangkut hubungan pribadi, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan serius dalam lingkup keluarga.

Terlebih, Ron disebut merupakan keponakan dari suami Rus. Hubungan semacam itu, apabila terbukti melibatkan hubungan asmara di luar ikatan perkawinan, dapat dipandang bertentangan dengan norma kesetiaan dalam rumah tangga, norma kesopanan, norma kepatutan sosial, serta nilai-nilai moral dan etika dalam hubungan keluarga.

Dalam kehidupan bermasyarakat, keluarga pada dasarnya dibangun atas dasar kepercayaan, penghormatan dan batas-batas hubungan yang semestinya dijaga. Ketika batas tersebut diduga dilanggar oleh orang yang masih memiliki hubungan keluarga, persoalannya dapat menjadi semakin sensitif karena berpotensi menimbulkan konflik dan merusak kepercayaan antara anggota keluarga. (Deni)