
POJOKSEMERU.COM | LUMAJANG – Peribahasa “Guru digugu lan ditiru” yang bermakna bahwa seorang guru merupakan sosok yang dipercaya dan menjadi teladan dalam sikap, perkataan, maupun perbuatannya, kembali menjadi sorotan setelah muncul informasi mengenai dugaan hubungan pribadi yang melibatkan seorang oknum guru taman kanak-kanak (TK) berinisial VA (30), warga Desa Kertosari, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang.
Informasi tersebut diperoleh media dari seorang narasumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Menurut pengakuannya, ia melihat VA bersama seorang pria berinisial GUH (32), yang juga merupakan warga Desa Kertosari, memasuki sebuah rumah kos pada 18 Juni 2026.
“Saya melihat sendiri VA dan GUH masuk ke rumah kos tersebut. Mereka datang menggunakan kendaraan bermotor masing-masing. Padahal keduanya berasal dari satu desa dan sama-sama telah berkeluarga,” ujar narasumber.
Sebagai bagian dari upaya verifikasi informasi, pada 28 Juni 2026 media mendatangi kediaman VA untuk meminta klarifikasi secara langsung.
Dalam pertemuan tersebut, VA mengakui telah menjalin hubungan yang menurut pengakuannya merupakan sebuah kesalahan.
“Iya Pak, saya mengakui telah melakukan kesalahan. Saya berjanji akan mengakhiri hubungan ini dengan GUH,” ujar VA.
Saat dimintai penjelasan lebih lanjut, VA menyampaikan bahwa hubungan tersebut telah berlangsung selama beberapa bulan. Ia juga mengaku pernah dua kali mendatangi rumah kos bersama GUH.
“Hubungan ini sudah berjalan beberapa bulan dan saya sudah dua kali ke rumah kos. Saya berharap persoalan ini tidak semakin meluas karena GUH masih memiliki hubungan keluarga dengan saya,” ungkapnya.
Pada hari yang sama, media juga berupaya meminta klarifikasi dari GUH dengan mendatangi kediamannya. Namun, yang bersangkutan tidak berhasil ditemui.
Upaya konfirmasi melalui nomor telepon yang diperoleh dari VA juga belum mendapatkan tanggapan hingga berita ini disusun.
Media tetap membuka ruang hak jawab kepada GUH maupun pihak-pihak terkait apabila di kemudian hari ingin memberikan penjelasan atau klarifikasi atas informasi yang telah diberitakan. (Sep)

Tim Redaksi