Jember, POJOKSEMERU.COM – Bentuk dukungan Kementrian Kominfo terhadap kepentingan publik agar memperoleh penyiaran yang lebih berkualitas, serta untuk mendorong ekonomi digital, hingga bentuk dukungan terhadap industri di era digitalisasi, Kegiatan tersebut telah diselenggarakan dan diikuti oleh berbagai komponen masyarakat Kabupaten Jember.

Dalam sambutan, Syaiful Bahri melalui juru bicaranya Lailatul, menyampaikan bahwa ASO merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan pelayanan penyiaran. Salah satunya dengan melakukan kegiatan webinar serta penyerahan Set Top Box TV Digital, karena TV digital akan menghasilkan tampilan gambar dan suara yang lebih jernih.

Dengan tema Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan Seremoni Penyerahan Bantuan Set Top Box (STB) Kementrian Kominfo RI bersama Komisi I DPR RI, telah menyelenggarakan Diskusi Publik Virtual. Dalam kegiatan ini turut diundang beberapa narasumber yang mumpuni pada bidangnya. Diantaranya ada Drs. H.M. Syaiful Bahri Anshori, M.P selaku Anggota Komisi 1 DPR RI, Dr. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si selaku Staf Khusus Menkominfo RI, dan Muhamad Alfi Salimi, S.KOM selaku Pranata Komputer Ahli Muda. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada hari Rabu, 27 April 2022 di Hotel Royal Jember dan juga disiarkan langsung melalui platform zoom meeting dan YouTube Channel Kementrian Komimfo TV.

Dalam pidato sambutannya, Lailatul juga menyampaikan bahwa ASO merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan pelayanan penyiaran. Hal ini dicapai dengan melakukan kegiatan webinar dan penyerahan Set Top Box TV Digital. TV digital juga akan menghasilkan tampilan gambar dan suara yang lebih jernih.

Dalam paparannya, Niken juga menyampaikan migrasi TV Analog ke dalam pelayanan digital dilakukan dalam tga tahap yang diakhiri pada bulan November 2022. Niken juga menjelaskan bahwa TV Digital dapat dinikmati dengan bantuan alat Set Top Box (STB), yaitu alat untuk mengkonversi sinyal digital menjadi gambar. STB tidak memerlukan antena parabola, cukup hanya menggunakan antena televisi biasa seperti UHF.

Alfi juga menjelaskan keunggulan TV Digital dibandingkan dengan TV Analog, salah satunya adalah TV Digital memiliki sinyal yang lebih stabil, suara yang lebih jernih, dan terdapat fasilitas tambahan seperti penggunanya mengetahui acara apa yang telah dan yang akan ditayangkan. TV Digital. Setelah paparan materi selesai, moderator membuka sesi tanya jawab yang diikuti oleh peserta seminar online yang berjumlah 80 peserta dan dihadiri oleh peserta offline yang berjumlah 20 peserta.

Pada sesi closing statement, Lailtul menghimbau Masyarakat Jember agar memanfaatkan momentum migrasi TV Digital untuk meningkatkan kualitas penyiaran yang lebih berkualitas. Niken juga menambahkan kembali bahwa terdapat banyak keuntungan dalam TV Digital dan mengajak masyarakat untuk beralih ke TV Digital. Tidak lupa Niken juga menyampaikan terima kasih kepada Syaiful Bahri atas terselenggaranya kegiatan ASO di Kabupaten Jember.

Sementara Alfi juga turut menambahkan perubahan teknologi perlu kita ikuti dan manfaatkan demi perkembangan masyarakat secara keseluruhan, khususnya pada migrasi TV Analog ke TV Digital. Kegiatan Seminar dilanjutkan dengan seremoni pemberian Set Top Box (STB) kepada peserta Diskusi Publik Virtual yang tergolong membutuhkan. (Dop)