Jember, POJOKSEMERU.COM – SMA Negeri Jenggawah menggelar acara Pondok Ramadhan, dengan Tema “Melatih diri menjadi pribadi yang tertip dan teratur”, acara digelar di dua tempat lingkungan sekolahan yaitu di Aula perempuan dan Mushollah Laki – Laki, Kamis (21/4/2022).

Hadir juga dalam acara Pondok Ramadhan
Kepala SMAN Jenggawah Suryadi S.Pd., M.Pd.,
Ust. Dr Muhtar Gozali M.Pda.l, selaku pengurus LKKNU Jember dan Dosen PAI UNEJ Jember, Abdul Syukur S.Pd, Fauzan Al Fauri S.Pd.

Suryadi S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Sekolah menyampaikan dalam sambutanya, Puji sukur
kehadiran ALLAH SWT siswa siswi SMA Negeri Jenggawah dapat melaksanakan secara offline dan kegiatan kali ini bertujuan untuk merperkuat iman dan taqwa siswa siswi dengan melatih diri untuk menjadi pribadi yang santun dan bermartabat baik.

“Kegiatan pondok ramadhan kali ini berlangsung mulai tanggal 19-26 april 2022 yang terbagi pada dua sesi kegiatan yang pertama dengan pesan yang mendalam bagi siswa dan siswi, “Jadilah pemimpinan diri sendiri karena seorang yang mampu memimpin diri sendiri akn mampu memimpin banyak orang dan kemudian stop menyalahkan keadaan kepada orang tua karena Untuk mendapatkan kesuksesan yaitu patuh kepada orang tua dan bukan menyalahkan setiap keadaan kepada mereka,” tuturnya.

Suryadi menambahkan, Kegiatan ini diisi dengan pembacaan asmaul husna, sholat dhuha berjamaah, tilawatil Qur’an, dan juga ceramah lslami dan berbagai kegiatan yang lainnya.

“Di harapkan dengan diadakanya kegiatan Pondok Ramadan ini mampu meningkatkan lman dak taqwa siswa siswi. Sehingga menjadi bekal mereka untuk mengawal dirinya sendiri menjadi pemimpin di masa depan,”Ungkapnya,

Lebih mendalam Suryadi mengatakan, Materi yang di sampaikan yaitu menutup aurat, tidak boleh berkata bohong disaat berpuasa dan tidak melakukan maksiat.

Dan tujuan utama wanita menutup aurat adalah agar mereka mudah dikenali dan terhindar dari hal hal yang tidak baik mencelakai dirinya sendiri. Dalam agama lslam, berbohong atau berdusta termasuk dalam perbuatan yang tercela karena itu tidak disukai ALLAH SWT,” jelasnya. (irfak)