
LUMAJANG | POJOKSEMERU.COM – “Sepandai-pandainya menyimpan bangkai suatu saat baunya akan tercium jug”, pribahasa ini pantas diberikan kepada kedua pasangan gelap yakni Na alias Dia dan H. De alias Ni yang notabene sama-sama memiliki pasangan sah.
Sebenarnya warga curiga sudah lama dengan gelagat Mantan Ibu RT 06 Grand Zam – Zam tersebut, Kegiatan mereka berdua diketahui warga yang enggan disebutkan namanya keluar beriringan dari rumah sewa atau rumah esek – esek di Kecamatan Tempeh Sabtu, 19/04/2025 sekitar pukul 15.15 WIB menaiki sepeda sendiri-sendiri.

Demi berimbangnya berita kami awak media mengkonfirmasi kepada Na alias Dia tentang hubungannya dengan H. Den yang rumahnya di Desa Karangsari Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang mereka berdua apa benar adanya. Dia saat ditemui di rumahnya membenarkan aktifitas tersebut hari sabtu keluar dari rumah esek – esek dengan H. Den.
“Iya mas saya kenal sudah lama sama H. Den cuma hanya kemarin saya melakukan hubungan dengan dia dan yang megajak kesana juga dia (red;h.den)”, terang Na alias Dia, Senin (21/04/2025).
Diwaktu yang sama H. Den saat dikonfirmasi di tempat kerjanya disalah satu BPR di Kabupaten Lumajang sedang tidak ada ditempat, akhirnya mencoba menghubunginya melalu via telepon whatsapp 085259XXX999 dan dibenarkan hubungan terlarang tersebut.
“Iya pak kemarin saya sama Na alias Dia cuma saya tidak tahu kalau dia punya suami kok, saya salah memang pak dan iya tidak apa – apa kalau mau diberitakan,” jelas H. Den melalui via telepon whatsapp.
Saat teman media menulis berita tersebut Na alias Dia menghubungi salah satu dari teman mengkonfirmasi bahwa tidak takut karena ikut buku beli dan tidak ada hubungan apa-apa.

“Saya tidak takut mas lagian dia juga buku beli saya, saya tidak ada hubungan dan kemarin saya juga dikasih uang dua ratus ribu (Rp 200.000,-),” chat Na alias Dia kepada teman media.
Sungguh miris dengan perilaku Mantan Ibu RT tersebut mengingat juga suami masih menafkahi dan dia juga memiliki usaha yang dibilang cukup namun memiliki perilaku yang tabu dikalangan masyarakat sekitar. (A.RF)

Tim Redaksi