POJOKSEMERU.COM | BANYUWANGI – pada hari Jum’at ( 4/ 11/2022), dipelabuhan Muncar desa Muncar Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi, sekitar pukul 12.24 WIB dipelabuhan ini kami atas nama Tokoh wilayah Muncar, sangat keberatan menyikapi adanya pekerjaan proyek tanpa papan nama yang ada di wilayah pelabuhan tersebut, karena itu kami tidak pernah diberi tahu sebelumnya atau tidak bersialisasi pada kami sebagai masyarakat di sekitar wilayah Muncar tentunya.

Dan sangat nampak sekali dilokasi proyek tersebut sangat jelas para pegawai menyampaikan tidak mengantongi ijin warga sekitar, patut diduga dari pekerjaan ini sepertinya ada yang melindungi atau ada yang membeup Pekerjaan proyek ini kami sangat keberatan kepada oknum tersebut.

Amar Hadi Susilo sebagai Kabag log dulu di Polda, namun sekarang turun di Polresta Banyuwangi menggantikan Kompol Muliyono yang memasuki masa pensiun itu,” intinya adalah kami juga keberatan dengan adanya pekerjaan ini, dan memang ada yang melindungi atau di Back up oleh oknum tersebut , apa lagi pekerjaan ini juga tidak benar adanya secara aturan , karena semua pekerjaan tersebut harus melalui tahapan tentang berdampak pengaruh Lingkungan dan analisis, dan bagaimana juga berpengaruh polusi debunya sangat lah mengganggu bagi masyarakat sekitarnya’, ujar Sudomo salah satu tokoh warga sekitar lokasi.

Juga cukup banyak Damtruk yang masuk Ratusan Kami sangat keberatan, atas nama masyarakat sekitar Pelabuhan kalau ini tidak ada tindak lajuti atau tanggapan dari ( PT) .

Kami akan lakukan aksi Besar-besaran masyarakat tidak dilibatkan adanya Proyek ini. Lalu itu anggaran dari mana jelaskan CV dan PT harus juga keterbukaan “, setelah masyarakat tau bahwa Wilayah Pelabuhan satu pun tidak dilibatkan adanya Proyek di Pelabuhan tersebut”, ujar Sudomo penuh keyakinan.

“Lalu kami konfirmasi di desa tidak ada pemberi Tahuan atau ijin terlebih dahulu ketika adanya Proyek dipelabuhan masih beraktifitas, setelah awak media wawancara dengan tokoh masyarakat proyek di itu hampir satu mingguan beroperasi”, tandas Sudomo.

“Dan Sudomo menegaskan Kami tidak mau ada Sambo-sambo lagi di Banyuwangi’, tapi kami setidaknya butuh rembukan atau di ajak duduk bersama agar kondusif tidak serta Merta menghimbau melalui w.a tapi disosialisasikan ke Masyarakat “, ujar Sudomo. [TIM]